Siap Bahasa.

Kembali ke panduan tes bahasa

Kuliah di Luar Negeri: Syarat Bahasa per Negara

Jawaban singkat: Syarat bahasa kuliah ke luar negeri tergantung negara dan bahasa pengantarnya: negara berbahasa Inggris umumnya meminta IELTS Academic atau TOEFL iBT, Jerman meminta TestDaF/DSH, Jepang meminta JLPT, dan Korea meminta TOPIK. Skor minimum ditentukan tiap kampus — tidak ada standar universal.

Terakhir diperbarui: 10 Oktober 2026

Syarat bahasa per negara tujuan

Setiap negara punya tes andalan yang diakui imigrasi dan universitasnya — memilih tes yang tepat sejak awal menghemat waktu dan biaya.

Amerika Serikat — TOEFL iBT

TOEFL iBT adalah tes referensi utama di AS (dibuat oleh ETS, lembaga Amerika). Gambaran umum: program sarjana meminta TOEFL iBT 80–100, pascasarjana 90–110, dan universitas top sering di atas 100 — meski kini banyak kampus juga menerima IELTS.

Inggris — IELTS Academic (UKVI)

Visa pelajar Inggris mewajibkan IELTS for UKVI — varian khusus yang disetujui Home Office. Kampus umumnya meminta IELTS 6.0–7.0; universitas riset papan atas di kisaran 6.5–7.5 plus syarat minimum per skill.

Australia — IELTS atau PTE Academic

Australia menerima IELTS dan PTE Academic untuk pendaftaran kampus maupun visa. Universitas umumnya meminta IELTS 6.5 tanpa band di bawah 6.0, tapi syarat visa (student visa subclass 500) bisa berbeda — cek keduanya. Lihat panduan syarat bahasa untuk visa Australia.

Jerman — TestDaF / DSH

Program berbahasa Jerman umumnya mensyaratkan TestDaF (TDN 4 di keempat bagian) atau DSH-2; sebagian kampus mengakui Goethe-Zertifikat B2/C1. Program berbahasa Inggris yang jumlahnya terus bertambah biasanya hanya meminta IELTS 6.0–6.5 atau TOEFL setara.

Jepang — JLPT

Program berbahasa Jepang umumnya meminta JLPT N2; program berbahasa Inggris menerima IELTS/TOEFL. Untuk beasiswa MEXT, kemampuan bahasa Jepang bukan syarat mutlak di awal, tapi sangat membantu proses seleksi.

Korea Selatan — TOPIK

Program sarjana berbahasa Korea umumnya meminta TOPIK level 3–4; program berbahasa Inggris memakai IELTS/TOEFL. Untuk beasiswa GKS, skor TOPIK memberi poin bonus. Lihat panduan tes bahasa Korea.

Tabel perbandingan syarat per negara

Angka di bawah adalah gambaran umum — selalu verifikasi di halaman admissions resmi kampus tujuanmu.

NegaraTes utamaSkor tipikalCatatan
Amerika SerikatTOEFL iBT (IELTS diterima banyak kampus)TOEFL 80–100+Topik riset S2/S3 bisa di atas 100
InggrisIELTS Academic (UKVI)IELTS 6.0–7.5Wajib minimum per skill
AustraliaIELTS / PTE AcademicIELTS 6.5 (no band < 6.0)Syarat visa ≠ syarat kampus
JermanTestDaF / DSHTDN 4×4 / DSH-2Program Inggris: IELTS 6.0–6.5
JepangJLPTN2Program Inggris: IELTS/TOEFL
Korea SelatanTOPIKLevel 3–4Program Inggris: IELTS/TOEFL

IELTS Academic vs TOEFL iBT

Sumber resmi: ielts.org · ets.org/toefl

AspekIELTS AcademicTOEFL iBT
SpeakingWawancara tatap mukaVia komputer
SkorBand 0–90–120
Umum untukUK, Australia, EropaAS, Kanada

Perbandingan lengkap IELTS vs TOEFL vs PTE

Skor yang diminta kampus

Pathway dan foundation programs

Belum memenuhi syarat bahasa atau akademik? Pathway atau foundation program adalah program persiapan 6–12 bulan dari universitas atau mitranya — jika lulus dengan nilai yang ditentukan, kamu dijamin lanjut ke tahun pertama kuliah.

Syarat masuk pathway lebih rendah (misalnya IELTS 5.0–5.5), tapi biayanya perlu diperhitungkan dalam anggaran.

Beasiswa dan syarat bahasa

Hampir semua beasiswa luar negeri mensyaratkan bukti kemampuan bahasa:

Timeline persiapan 12–18 bulan

Berikut rencana yang realistis:

  1. Bulan 1–2 — Riset: tentukan negara, kampus, dan jurusan. Catat skor bahasa yang diminta tiap kampus dan deadline aplikasinya.
  2. Bulan 3–6 — Persiapan bahasa: ikut kursus persiapan tes dan latihan rutin. Fokus pada skill terlemahmu.
  3. Bulan 7–9 — Ambil tes: jadwalkan tes resmi. Sisakan waktu untuk mengulang jika skor belum mencapai target.
  4. Bulan 10–12 — Aplikasi: siapkan transkrip, surat rekomendasi, statement of purpose, lalu ajukan aplikasi kampus dan beasiswa.
  5. Bulan 13–15 — Visa: setelah menerima LoA, urus visa pelajar (termasuk bukti keuangan dan pemeriksaan kesehatan bila diminta).
  6. Bulan 16–18 — Keberangkatan: urus akomodasi, asuransi, tiket, dan ikuti pre-departure briefing.

Catatan: sertifikat IELTS berlaku 2 tahun, jadi jangan ambil tes terlalu dini. Untuk visa Australia, Home Affairs menerima tes yang diambil dalam 3 tahun sebelum pengajuan (aturan sejak 7 Agustus 2025).

FAQ

IELTS atau TOEFL untuk kuliah di luar negeri?

Tergantung negara tujuan: AS memakai TOEFL iBT sebagai referensi utama, Inggris mewajibkan IELTS Academic (UKVI) untuk visa pelajar, dan Australia menerima IELTS maupun PTE Academic. Jika ragu, cek halaman admissions kampus — kebanyakan menerima keduanya. Perbandingan lengkapnya ada di halaman IELTS vs TOEFL vs PTE.

Berapa skor IELTS minimal untuk S2 di luar negeri?

Umumnya IELTS 6.5–7.0 untuk program master, dengan syarat minimum per skill (biasanya tidak ada band di bawah 6.0). Program riset dan jurusan seperti hukum, pendidikan, atau kesehatan sering meminta 7.0 ke atas. Selalu cek syarat resmi kampus karena sangat bervariasi.

Apakah skor IELTS/TOEFL bisa kedaluwarsa?

Ya. Sertifikat IELTS berlaku 2 tahun sejak tanggal tes. Untuk visa Australia, Home Affairs menerima tes yang diambil dalam 3 tahun sebelum pengajuan (aturan sejak 7 Agustus 2025) — jadi jangan ambil tes terlalu dini dalam timeline persiapanmu.

Bisakah kuliah di Jerman tanpa bisa bahasa Jerman?

Bisa, lewat program berbahasa Inggris (English-taught) yang umumnya meminta IELTS 6.0–6.5 atau TOEFL setara. Namun untuk program berbahasa Jerman kamu butuh TestDaF (umumnya TDN 4 di keempat bagian) atau DSH-2. Lulusan SMA Indonesia juga umumnya harus menempuh Studienkolleg sebelum masuk universitas Jerman.

Apa itu pathway atau foundation program?

Pathway/foundation adalah program persiapan 6–12 bulan bagi calon mahasiswa yang belum memenuhi syarat akademik atau bahasa. Contohnya International Foundation Year di Inggris, foundation studies di Australia, atau program bahasa Korea/Jepang sebelum masuk kuliah. Jika lulus dengan nilai tertentu, kamu dijamin lanjut ke program gelar.

Apa syarat bahasa untuk beasiswa LPDP luar negeri?

LPDP umumnya meminta skor setara IELTS 6.5 (atau TOEFL iBT/Duolingo setara) plus LoA unconditional untuk program luar negeri. Syarat bisa berubah — verifikasi di situs resmi LPDP sebelum mendaftar.

Kapan sebaiknya mulai persiapan kuliah ke luar negeri?

Idealnya 12–18 bulan sebelum keberangkatan. Alokasikan 3–6 bulan untuk persiapan bahasa dan tes, 3–4 bulan untuk dokumen dan aplikasi kampus/beasiswa, serta 3–6 bulan untuk proses visa. Jangan ambil tes bahasa terlalu awal karena skor hanya berlaku 2 tahun.

Cari kursus persiapan tes di kotamu

Cari kursus

Terkait

Panduan lainnya