Kembali ke panduan tes bahasa
JLPT atau JFT-Basic untuk Kerja di Jepang?
Jawaban singkat: Untuk Specified Skilled Worker (SSW), cukup salah satu: JFT-Basic atau JLPT N4 ke atas. Keduanya adalah pilihan alternatif menurut Immigration Services Agency of Japan. JLPT punya 5 level (N5–N1) dan lebih dikenal luas; JFT-Basic dirancang khusus untuk komunikasi kerja sehari-hari.
Terakhir diperbarui: 10 Oktober 2026
Jalur kerja ke Jepang: SSW, TITP, dan Engineer
Ada tiga jalur utama bagi WNI yang ingin bekerja di Jepang, masing-masing dengan syarat bahasa yang berbeda. Pahami perbedaannya sejak awal agar tes yang kamu ambil sesuai dengan jalur yang dituju.
1. SSW (Specified Skilled Worker / Tokutei Ginou)
SSW adalah visa kerja untuk 16 bidang, antara lain perawat lansia (kaigo), pertanian, konstruksi, pengolahan makanan, restoran, perhotelan, dan manufaktur. Jalur ini terbagi dua: SSW-1 dengan masa tinggal maksimal 5 tahun (umumnya tanpa bisa membawa keluarga), dan SSW-2 yang baru dibuka untuk bidang tertentu seperti konstruksi dan manufaktur, dengan masa tinggal yang bisa diperpanjang dan kemungkinan membawa keluarga. Syaratnya: lulus ujian keterampilan sesuai bidang plus syarat bahasa — cukup salah satu: JFT-Basic atau JLPT N4 ke atas. Seperti halnya program EPS-TOPIK untuk Korea, kuota dan pengumuman resminya perlu dipantau lewat kanal pemerintah. Catatan: peserta yang telah menyelesaikan Technical Intern Training (ii) dengan memuaskan dibebaskan dari tes bahasa Jepang untuk SSW, dan untuk SSW-2 tidak ada syarat tes bahasa — hanya ujian keterampilan bidang (sumber: ssw.go.jp).
2. TITP (Technical Intern Training Program / Magang)
Program pemagangan 3–5 tahun yang dijalankan lewat LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) dan Sending Organization terdaftar di Indonesia. Peserta menjalani pelatihan bahasa Jepang dan budaya kerja sebelum berangkat — umumnya sampai setara N4. Berbeda dengan SSW, jalur magang tidak mewajibkanmu lulus JFT-Basic/JLPT sebelum berangkat karena pelatihannya sudah termasuk dalam program.
3. Engineer / Specialist in Humanities / International Services
Visa untuk lulusan universitas atau profesional berpengalaman di bidang teknik, IT, penerjemah, dan sejenisnya. Sejak 15 April 2026 berlaku aturan baru: pelamar yang pekerjaannya terutama melibatkan komunikasi berbahasa Jepang (misalnya penerjemah, manajer staf Jepang, sales/PR dengan klien Jepang) wajib menunjukkan kemampuan setara CEFR B2 — misalnya JLPT N2 ke atas, BJT 400+, lulus dari universitas di Jepang, atau tinggal di Jepang 20+ tahun. Aturan ini bersifat selektif: peran teknis seperti IT engineering yang tidak menjadikan bahasa sebagai inti pekerjaan umumnya dikecualikan. Info ini berasal dari kantor spesialis imigrasi yang mengutip ISA/MOJ — selalu cek pengumuman resmi terbaru, karena detail penerapannya dapat berubah.
Syarat bahasa Jepang per jalur
Ringkasan syarat bahasa untuk tiap jalur. Perhatikan bahwa untuk SSW, syarat bahasa wajib dibuktikan dengan sertifikat, sedangkan dua jalur lainnya lebih fleksibel.
| Jalur | Syarat bahasa | Keterangan |
|---|---|---|
| SSW | JFT-Basic (skor 200+) atau JLPT N4+ — salah satu saja cukup | Wajib sertifikat + ujian keterampilan bidang (SSW-2: tanpa tes bahasa) |
| TITP (magang) | Umumnya setara N4 setelah pelatihan | Pelatihan bahasa termasuk dalam program LPK |
| Engineer | CEFR B2 (mis. JLPT N2) untuk peran komunikasi; peran teknis umumnya dikecualikan | Berlaku sejak 15 April 2026; cek aturan resmi terbaru |
Catatan: untuk bidang kaigo ada juga skema EPA (Economic Partnership Agreement) dengan aturan tersendiri yang difasilitasi pemerintah — pelajari sebagai alternatif selain SSW jika targetmu bidang kesehatan.
Perbedaan JLPT dan JFT-Basic
Dua tes ini sering dibandingkan karena sama-sama diterima untuk SSW. Pilih berdasarkan kebutuhanmu: JLPT lebih fleksibel untuk banyak keperluan (kerja, kuliah, beasiswa), sedangkan JFT-Basic lebih cepat dan fokus ke komunikasi kerja sehari-hari. JFT-Basic terdiri dari 4 bagian: Script and Vocabulary, Conversation and Expression, Listening Comprehension, dan Reading Comprehension.
| Aspek | JLPT | JFT-Basic |
|---|---|---|
| Level | N5 (dasar) – N1 (mahir) | A2 (CEFR); skor 200–250 dinilai A2.2 — dipakai untuk SSW(i) |
| Format | Kertas, pilihan ganda | Komputer (CBT): ±50 soal, 60 menit, tanpa speaking/writing |
| Skor untuk SSW(i) | N4 atau lebih tinggi | 200–250 poin (A2.2) |
| Jadwal | 2x setahun (umumnya Juli & Desember) | Bulanan (umumnya) |
| Fokus | Umum / akademik | Komunikasi sehari-hari & kerja |
| Hasil | ±2 bulan setelah ujian | Hari yang sama; notifikasi resmi ≤5 hari kerja |
| Mengulang | Bebas ikut ujian berikutnya | Hanya jika skor ≤199, dengan jeda minimal 45 hari |
Catatan: badan resmi tidak pernah menyatakan JFT-Basic “setara” JLPT N4 — keduanya hanya dicantumkan sebagai pilihan alternatif. Hasil JFT-Basic tidak kedaluwarsa (data tersimpan 5 tahun di sistem registrasi).
Sumber resmi: ssw.go.jp (Immigration Services Agency of Japan) · jlpt.jp · JFT-Basic (Japan Foundation)
Proses dan tahapan per jalur
Gambaran alurnya supaya kamu bisa memperkirakan kesiapanmu di tiap tahap.
Tahapan SSW
- Belajar bahasa sampai lulus JFT-Basic atau JLPT N4 (biasanya 4–8 bulan belajar intensif).
- Ujian keterampilan bidang SSW (dilaksanakan via Prometric) sesuai bidang yang dipilih.
- Cari perusahaan penerima lewat agen terdaftar, job fair, atau portal lowongan resmi.
- Certificate of Eligibility (CoE) diajukan oleh perusahaan ke imigrasi Jepang.
- Pengajuan visa di kedutaan/konsulat Jepang setelah CoE terbit, lalu berangkat.
Tahapan TITP (magang)
- Daftar ke LPK/SO terdaftar — pastikan terdaftar resmi, bukan calo.
- Pelatihan bahasa dan budaya 4–6 bulan dengan target setara N4.
- Seleksi perusahaan (mensetsu) — wawancara langsung dengan pihak Jepang.
- Pengurusan dokumen & CoE, lalu berangkat dan lanjut pelatihan awal ±1 bulan di Jepang.
Tahapan visa Engineer
- Siapkan ijazah, transkrip, dan bukti pengalaman kerja yang relevan dengan posisi.
- Cari perusahaan lewat portal lowongan atau agen penempatan resmi.
- Interview — sering mensyaratkan bahasa Jepang atau Inggris bisnis.
- Perusahaan mengurus CoE, lalu kamu mengajukan visa.
Biaya dan estimasi waktu
Angka di bawah ini adalah kisaran, bukan patokan resmi — biaya sangat tergantung LPK/agen dan pilihan tempat kursus. Selalu verifikasi ulang dengan penyelenggara/sumber resmi terbaru, karena tarif dapat berubah.
| Jalur | Estimasi biaya | Estimasi waktu persiapan |
|---|---|---|
| SSW mandiri | Rp15–40 juta (kursus, biaya ujian, dokumen, tiket) | 6–12 bulan |
| TITP via LPK | Rp25–60 juta (tergantung LPK) | 6–10 bulan |
| Engineer | Rp10–25 juta (dokumen, tiket, akomodasi awal) | 3–6 bulan |
Waspada penipuan: jangan membayar biaya besar di muka kepada pihak yang tidak jelas legalitasnya. Untuk program yang difasilitasi pemerintah, pantau pengumuman resmi dan pastikan LPK/SO terdaftar. Pola penipuannya mirip di semua negara tujuan — bandingkan dengan panduan kerja ke Korea untuk gambaran rambu-rambu umumnya.
Tips persiapan bahasa Jepang
- Tentukan target tes sejak awal. Untuk SSW, JFT-Basic biasanya lebih cepat tercapai daripada JLPT N4 karena jadwalnya fleksibel dan fokusnya komunikasi praktis.
- Kuasai fondasi N5–N4 dengan tuntas. Sekitar 800–1.000 kosakata dan pola kalimat dasar adalah modal utama; jangan loncat ke materi N3 sebelum fondasinya kokoh.
- Latihan listening setiap hari — bagian ini sering jadi penentu kelulusan.
- Kerjakan soal contoh resmi. Japan Foundation menyediakan contoh soal JFT-Basic; untuk JLPT, gunakan buku soal tahun-tahun sebelumnya agar terbiasa dengan formatnya.
- Latihan speaking dengan tutor. Untuk kebutuhan kerja nyata (bukan sekadar lulus ujian), kemampuan berbicara jauh lebih penting daripada sekadar hafal kanji.
- Konsisten 1–2 jam per hari jauh lebih efektif daripada belajar maraton seminggu sebelum ujian. Buat jadwal yang bisa kamu pertahankan berbulan-bulan.
FAQ
JFT-Basic setara JLPT level berapa?
Imigrasi Jepang dan Japan Foundation tidak pernah menyatakan JFT-Basic “setara” dengan JLPT N4 secara resmi — keduanya hanya dicantumkan sebagai pilihan alternatif untuk memenuhi syarat bahasa SSW. JFT-Basic menilai kemampuan level A2 (CEFR): skor 200–250 dari 250 dinilai sebagai A2.2 yang dapat dipakai untuk mengajukan SSW(i).
Berapa kali JLPT diadakan setahun?
Umumnya dua kali setahun (Juli dan Desember) di banyak lokasi termasuk Indonesia. Cek jadwal resmi di situs JLPT karena bisa berbeda per kota.
Apakah SSW boleh membawa keluarga ke Jepang?
SSW tipe 1 umumnya tidak bisa membawa keluarga. SSW tipe 2 — yang baru dibuka untuk bidang tertentu seperti konstruksi dan manufaktur — memungkinkan membawa pasangan dan anak. Aturan bisa berubah, selalu cek informasi resmi terbaru.
Berapa lama proses dari mulai belajar sampai berangkat ke Jepang?
Untuk jalur SSW mandiri umumnya 6–12 bulan: 4–8 bulan belajar bahasa sampai lulus JFT-Basic/JLPT N4, lalu 2–4 bulan untuk ujian keterampilan, pencarian perusahaan, dan pengurusan visa. Jalur TITP lewat LPK biasanya 6–10 bulan termasuk masa pelatihan.
Apakah ada batasan usia untuk kerja ke Jepang?
Untuk SSW dan TITP umumnya minimal 18 tahun. Batas atas tidak selalu ditetapkan secara formal, tetapi perusahaan penerima biasanya memprioritaskan usia produktif (umumnya di bawah 35–40 tahun tergantung bidang). Cek persyaratan tiap lowongan.
Bisakah pindah dari magang (TITP) ke SSW?
Bisa. Peserta magang yang menyelesaikan programnya dengan baik dapat beralih ke SSW tanpa pulang dulu ke Indonesia, selama memenuhi syarat bahasa dan ujian keterampilan bidang yang dituju.
Apakah ada syarat bahasa baru untuk visa Engineer?
Sejak 15 April 2026, pelamar visa Engineer/Specialist in Humanities/International Services yang pekerjaannya terutama melibatkan komunikasi berbahasa Jepang (misalnya penerjemah, manajer staf Jepang, sales/PR dengan klien Jepang) wajib menunjukkan kemampuan setara CEFR B2 — misalnya JLPT N2 ke atas, BJT 400+, lulus dari universitas di Jepang, atau tinggal di Jepang 20+ tahun. Aturan ini bersifat selektif: peran teknis yang tidak menjadikan bahasa sebagai inti pekerjaan (misalnya IT engineering) umumnya dikecualikan. Info ini berasal dari kantor spesialis imigrasi yang mengutip ISA/MOJ — selalu cek pengumuman resmi terbaru sebelum melamar.
Di mana bisa ikut JFT-Basic di Indonesia?
JFT-Basic diselenggarakan berbasis komputer (CBT) di pusat ujian yang ditunjuk. Jadwal dan lokasi pendaftaran diumumkan lewat situs resmi Japan Foundation. Karena kuota per sesi terbatas, pantau pengumumannya dan daftar segera setelah pendaftaran dibuka.
Sumber & Referensi
- Immigration Services Agency of Japan — ssw.go.jp: syarat bahasa SSW (JFT-Basic atau JLPT N4+ sebagai alternatif), pembebasan tes bagi lulusan TITP(ii), dan tidak adanya syarat tes bahasa untuk SSW(ii).
- Japan Foundation — FAQ JFT-Basic: format CBT (±50 soal, 60 menit), rentang skor, jadwal bulanan, aturan mengulang, dan masa berlaku hasil.
- jlpt.jp : jadwal dan informasi resmi JLPT.
- Aturan bahasa visa Engineer per 15 April 2026 — via kantor spesialis imigrasi (nisekovisa.com, kisaragi-office.com, hashi-immigration.com) yang mengutip ISA/MOJ. Selalu cek pengumuman resmi terbaru sebelum melamar, karena detail penerapannya dapat berubah.
Tanya langsung ke ahlinya. Aturan dan prosedur bisa berubah sewaktu-waktu. Untuk informasi terbaru soal biaya, jadwal ujian, dan pengurusan — termasuk jalur SSW — tanyakan langsung ke lembaga kursus terdaftar di SiapBahasa. Banyak lembaga di direktori kami juga berperan sebagai agen atau konsultan untuk kerja ke Jepang.
Cari kursus bahasa Jepang di kotamu
Cari kursus JepangTerkait