Siap Bahasa.

Kembali ke panduan tes bahasa

IELTS vs TOEFL vs PTE

Jawaban singkat: Tidak ada pemenang universal. Institusi tujuanmu menentukan tes mana yang diterima — cek dulu, baru pilih yang formatnya paling cocok denganmu.

IELTS, TOEFL iBT, dan PTE Academic adalah tiga tes kemahiran bahasa Inggris yang paling banyak diakui di dunia. Ketiganya menguji empat skill yang sama — listening, reading, writing, dan speaking — tetapi dengan format, sistem penilaian, dan kecepatan hasil yang berbeda. Memilih tes yang salah bisa berarti mengulang dari nol dan membayar biaya tes dua kali, jadi keputusan ini layak dipikirkan matang-matang.

Terakhir diperbarui: 10 Oktober 2026

Tabel perbandingan lengkap

Gambaran cepat perbedaan ketiganya sebelum kita bahas satu per satu:

AspekIELTSTOEFL iBTPTE Academic
Format tesKertas atau komputerKomputerKomputer
Durasi total±2 jam 45 menit±2 jam±2 jam
SpeakingWawancara tatap muka 11–14 menit dengan penguji±16 menit, rekam via mikrofonRekam via mikrofon, dinilai AI
Sistem skorBand 0–9 per skill + skor keseluruhan0–120 (30 per seksi)10–90 (keseluruhan + per skill komunikatif)
PenilaianPenguji manusia bersertifikatKombinasi manusia dan AISepenuhnya otomatis (AI)
Hasil keluar3–5 hari (komputer), ±13 hari (kertas)4–8 hariUmumnya ≤48 jam
Masa berlaku sertifikat2 tahun2 tahun2 tahun
Ujian ulang sebagianAda — One Skill Retake (1 skill, maks. 60 hari)Tidak adaTidak ada
Biaya di IndonesiaKetiganya berkisar Rp 3 jutaan — cek situs resmi karena tarif berubah berkala
Umum untukVisa UK/Australia, kuliah globalKuliah (terutama AS), beasiswaVisa Australia, butuh hasil cepat

IELTS: kapan jadi pilihan terbaik

IELTS (International English Language Testing System) adalah tes paling fleksibel dari ketiganya. Tersedia dalam dua versi — Academic untuk kuliah dan General Training untuk migrasi atau kerja — dan bisa diambil di atas kertas atau komputer. Ciri khasnya adalah bagian speaking berupa wawancara tatap muka dengan penguji manusia, yang disukai peserta yang lebih ekspresif saat berbicara langsung.

Pilih IELTS jika tujuanmu adalah visa pelajar Inggris (biasanya membutuhkan IELTS UKVI), migrasi ke Australia atau Kanada, atau universitas yang secara eksplisit memintanya. Keunggulan uniknya adalah One Skill Retake: kalau hanya satu skill yang kurang dari syarat, kamu bisa mengulang skill itu saja dalam 60 hari tanpa mengulang seluruh tes — penghemat waktu dan biaya yang signifikan.

TOEFL iBT: kapan jadi pilihan terbaik

TOEFL iBT (Test of English as a Foreign Language, internet-based test) berakar kuat di dunia akademik Amerika Utara. Sejak pembaruan 2023, durasinya dipadatkan menjadi sekitar dua jam dengan format yang lebih ramping. Seluruh tes berbasis komputer, termasuk speaking yang direkam via mikrofon — tidak ada interaksi dengan pewawancara manusia.

Pilih TOEFL iBT jika kamu mengincar universitas di Amerika Serikat atau beasiswa yang menyebut TOEFL secara spesifik, atau jika kamu lebih nyaman “berbicara dengan komputer” daripada dengan orang asing. Materinya kental dengan konteks akademik kampus AS — kuliah, diskusi kelas, dan kehidupan mahasiswa — jadi yang sudah terbiasa dengan konten semacam itu punya keuntungan.

PTE Academic: kapan jadi pilihan terbaik

PTE Academic (Pearson Test of English) adalah pendatang yang tumbuh paling cepat, terutama untuk jalur visa Australia. Seluruh tes — termasuk speaking dan writing — dinilai oleh sistem AI, sehingga hasilnya sangat konsisten dan biasanya keluar dalam 48 jam. Formatnya terasa seperti “maraton komputer”: banyak tipe soal pendek yang berganti cepat dalam satu sesi dua jam.

Pilih PTE jika kamu dikejar tenggat (misalnya slot visa atau intake kuliah sudah dekat), nyaman mengetik cepat dan berbicara ke mikrofon, atau ingin penilaian yang bebas dari subjektivitas manusia. Banyak peserta melaporkan skor speaking yang lebih mudah diprediksi dibanding tes dengan pewawancara manusia.

Kapan pilih yang mana?

Aturan praktisnya sederhana: tujuan menentukan tes, bukan sebaliknya. Berikut panduan per skenario:

Masa berlaku hasil: jangan salah paham

Ini sumber kebingungan paling umum. Sertifikat IELTS, TOEFL iBT, dan PTE Academic masing-masing berlaku 2 tahun sejak tanggal tes menurut penyelenggaranya. Setelah itu, penyelenggara tidak lagi memverifikasi skor tersebut untuk institusi.

Namun, untuk visa Australia aturannya berbeda: Department of Home Affairs menerima hasil tes bahasa Inggris yang diambil dalam 3 tahun sebelum pengajuan visa. Aturan 3 tahun ini berlaku sejak 7 Agustus 2025 (sebelumnya 2 tahun). Artinya, skor IELTS yang “kedaluwarsa” menurut IELTS masih bisa dipakai untuk visa Australia selama masih dalam rentang 3 tahun — tetapi universitas umumnya tetap berpegang pada 2 tahun. Selalu cek kebijakan institusi tujuanmu.

IELTS One Skill Retake

One Skill Retake (OSR) adalah fitur resmi IELTS yang memungkinkanmu mengulang satu dari empat skill — listening, reading, writing, atau speaking — dalam 60 hari setelah tes awal, tanpa mengulang tiga skill lainnya. Hasil OSR diterbitkan sebagai Test Report Form baru.

Kabar baiknya: Home Affairs Australia secara resmi menerima IELTS OSR untuk visa yang memenuhi syarat. Catatannya: penerimaan OSR tidak berlaku universal — tidak semua universitas atau otoritas menerimanya, jadi konfirmasi ke institusi tujuanmu sebelum mengandalkannya. TOEFL iBT dan PTE Academic tidak memiliki opsi setara; jika skor kurang, kamu harus mengulang seluruh tes.

Cara menentukan pilihan

Sumber resmi: ielts.org · ets.org/toefl · pearsonpte.com

FAQ

Apakah satu tes diterima di semua negara?

Tidak. Tiap institusi, universitas, dan otoritas imigrasi menentukan sendiri tes yang diterima. Selalu cek daftar resmi tujuanmu sebelum mendaftar.

Mana yang hasilnya paling cepat?

PTE Academic umumnya memberi hasil tercepat (sering dalam 48 jam). IELTS berbasis komputer sekitar 3–5 hari, IELTS kertas sekitar 13 hari, TOEFL iBT 4–8 hari.

Berapa lama hasil IELTS, TOEFL, dan PTE berlaku?

Sertifikat ketiga tes ini berlaku 2 tahun menurut penyelenggaranya masing-masing. Namun untuk visa Australia, Department of Home Affairs menerima hasil tes yang diambil dalam 3 tahun sebelum pengajuan visa — aturan ini berlaku sejak 7 Agustus 2025.

Apa itu IELTS One Skill Retake dan apakah diterima untuk visa Australia?

One Skill Retake (OSR) memungkinkan kamu mengulang satu dari empat skill IELTS dalam 60 hari setelah tes awal. Home Affairs Australia menerimanya untuk visa yang memenuhi syarat, tetapi tidak semua universitas menerimanya — konfirmasi ke institusi tujuanmu.

Saya gugup bicara dengan orang asing — tes mana yang cocok?

Pertimbangkan TOEFL iBT atau PTE Academic, karena bagian speaking-nya direkam via mikrofon tanpa pewawancara manusia. IELTS justru mewajibkan wawancara tatap muka 11–14 menit dengan penguji.

Untuk kuliah S2 di Amerika Serikat atau Inggris, pilih yang mana?

Keduanya menerima IELTS dan TOEFL. Universitas AS secara historis paling akrab dengan TOEFL iBT, sementara universitas Inggris umumnya meminta IELTS (sering IELTS UKVI untuk visa pelajar). Selalu cek persyaratan program studi yang kamu tuju.

Bisakah saya mengulang hanya satu bagian kalau gagal?

Hanya IELTS yang punya opsi resmi: One Skill Retake untuk satu skill dalam 60 hari. TOEFL iBT dan PTE Academic mengharuskanmu mengulang seluruh tes jika skor belum memenuhi syarat.

Mana yang paling mudah untuk dapat skor tinggi?

Tidak ada jawaban pasti — tergantung kekuatanmu. Yang nyaman mengetik dan berbicara ke mikrofon sering cocok dengan PTE; yang kuat menulis esai terstruktur sering cocok dengan IELTS Writing; yang terbiasa konteks akademik AS sering nyaman dengan TOEFL. Ikuti tes simulasi ketiganya sebelum memutuskan.

Cari kursus persiapan tes di kotamu

Cari kursus

Terkait

Panduan lainnya